Kode Etik Publikasi
Pendahuluan
Masjidun merupakan media digital yang berkomitmen menghadirkan informasi, pengetahuan, gagasan, dan karya yang edukatif, inspiratif, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam menjalankan kegiatan editorial dan publikasi, Masjidun menjunjung tinggi kejujuran, akurasi, tanggung jawab, etika, keadilan, dan kemaslahatan.
Kode Etik Publikasi ini menjadi pedoman bagi seluruh pengelola redaksi, editor, kontributor, penulis, dan pihak yang terlibat dalam proses penerbitan di Masjidun.
1. Prinsip Dasar Publikasi
Masjidun berpegang pada prinsip:
a. Kebenaran
Setiap informasi yang diterbitkan harus diupayakan berdasarkan fakta, data, sumber, atau informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
b. Akurasi
Redaksi berusaha memastikan ketepatan informasi, nama, angka, kutipan, sumber, dan konteks sebelum suatu tulisan dipublikasikan.
c. Independensi
Keputusan editorial dilakukan berdasarkan pertimbangan jurnalistik dan kualitas tulisan, bukan semata-mata karena kepentingan pribadi, kelompok, politik, ekonomi, maupun pihak tertentu.
d. Kemanfaatan
Setiap konten diharapkan memiliki nilai edukatif, informatif, inspiratif, atau memberikan manfaat bagi masyarakat.
e. Etika
Seluruh proses publikasi dilakukan dengan menghormati martabat, privasi, hak cipta, keberagaman, dan hak setiap individu.
2. Keaslian dan Plagiarisme
- Setiap penulis wajib mengirimkan karya asli.
- Penulis dilarang mengambil karya orang lain dan mengakuinya sebagai karya sendiri.
- Setiap kutipan, data, gagasan, gambar, atau materi yang berasal dari pihak lain harus diberikan atribusi atau sumber yang sesuai.
- Redaksi dapat menggunakan pemeriksaan plagiarisme apabila diperlukan.
- Tulisan yang terbukti melakukan plagiarisme dapat ditolak atau ditarik dari publikasi.
- Apabila plagiarisme diketahui setelah tulisan diterbitkan, Masjidun berhak memberikan koreksi, mencabut tulisan, atau mengambil tindakan editorial lainnya.
3. Akurasi dan Verifikasi Informasi
- Penulis bertanggung jawab atas kebenaran informasi yang disampaikan.
- Informasi yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman harus diperiksa dan diklarifikasi sebelum dipublikasikan.
- Informasi yang belum dapat diverifikasi tidak boleh disajikan sebagai fakta.
- Rumor, dugaan, atau informasi yang belum terbukti harus diberi penjelasan yang sesuai.
- Kesalahan faktual yang diketahui setelah publikasi akan diperbaiki secara terbuka.
4. Judul dan Penyajian Konten
Masjidun tidak membenarkan penggunaan:
- Judul yang sengaja menyesatkan pembaca.
- Clickbait yang tidak sesuai dengan isi tulisan.
- Judul yang memelintir pernyataan narasumber.
- Informasi yang sengaja dipotong sehingga menghilangkan konteks penting.
- Penyajian informasi yang bertujuan membangun persepsi keliru terhadap seseorang atau kelompok.
Judul harus mencerminkan isi tulisan secara jelas, proporsional, dan bertanggung jawab.
5. Konten Keislaman
Sebagai media yang membawa nilai-nilai Islam, Masjidun berkomitmen menyajikan konten keislaman secara bertanggung jawab.
- Penulis harus membedakan antara fakta, pendapat, interpretasi, dan keyakinan.
- Kutipan ayat Al-Qur’an, hadis, atau pendapat ulama harus dicantumkan secara tepat dan, jika memungkinkan, disertai sumber.
- Perbedaan pendapat dalam masalah keagamaan harus disampaikan secara proporsional dan beradab.
- Masjidun tidak membenarkan konten yang sengaja memprovokasi kebencian terhadap kelompok tertentu.
- Perbedaan pandangan keagamaan harus dibahas dengan bahasa yang santun dan argumentatif.
- Masjidun mengutamakan pendekatan yang mencerahkan, edukatif, dan konstruktif.
6. Independensi Editorial
Keputusan penerbitan tidak boleh ditentukan oleh:
- Besarnya kontribusi publikasi.
- Hubungan pribadi dengan penulis.
- Kepentingan politik.
- Kepentingan bisnis.
- Tekanan dari pihak tertentu.
- Popularitas penulis.
Pembayaran atau kontribusi publikasi tidak menjamin sebuah tulisan diterbitkan.
Setiap naskah tetap melalui proses seleksi dan pertimbangan editorial.
7. Konflik Kepentingan
Penulis, editor, maupun pengelola redaksi wajib menghindari konflik kepentingan yang dapat memengaruhi objektivitas publikasi.
Apabila terdapat hubungan pribadi, profesional, finansial, atau kepentingan lain yang relevan terhadap suatu tulisan, pihak yang terlibat harus mengungkapkannya kepada redaksi.
Editor dapat mengalihkan proses editorial kepada editor lain apabila terdapat konflik kepentingan.
8. Privasi dan Perlindungan Data
Masjidun menghormati hak privasi individu.
- Informasi pribadi tidak boleh dipublikasikan tanpa alasan editorial yang sah.
- Data pribadi yang bersifat sensitif harus diperlakukan dengan hati-hati.
- Identitas seseorang yang menjadi korban dalam suatu peristiwa harus dilindungi apabila publikasi identitas tersebut dapat menimbulkan kerugian.
- Penulis dan redaksi wajib berhati-hati dalam menggunakan foto, video, alamat, nomor telepon, dan informasi pribadi lainnya.
9. Anak dan Kelompok Rentan
Dalam publikasi yang melibatkan anak-anak atau kelompok rentan, Masjidun memberikan perhatian khusus terhadap:
- Perlindungan identitas.
- Keselamatan dan martabat.
- Persetujuan penggunaan foto atau informasi.
- Dampak publikasi terhadap kehidupan mereka.
Publikasi tidak boleh mengeksploitasi kondisi seseorang demi mendapatkan perhatian atau meningkatkan jumlah pembaca.
10. Hak Cipta dan Penggunaan Materi
- Penulis bertanggung jawab memastikan bahwa materi yang dikirimkan tidak melanggar hak cipta pihak lain.
- Penggunaan foto, ilustrasi, video, musik, atau materi lainnya harus memiliki izin atau berada dalam lisensi yang memungkinkan penggunaannya.
- Sumber atau pemilik materi harus dicantumkan sesuai ketentuan.
- Masjidun tidak membenarkan penggunaan karya pihak lain tanpa atribusi yang semestinya.
11. Iklan dan Konten Bersponsor
Masjidun akan membedakan antara konten editorial dan konten komersial atau bersponsor.
Konten berbayar, advertorial, atau kerja sama komersial harus diberi penanda yang jelas agar pembaca dapat membedakannya dari konten editorial.
Kerja sama komersial tidak boleh digunakan untuk memengaruhi independensi keputusan editorial.
12. Penggunaan AI
Masjidun memperbolehkan penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) sebagai alat bantu dalam proses penulisan dan produksi konten.
Namun:
- AI tidak boleh digunakan untuk menghasilkan informasi palsu atau menyesatkan.
- Penulis tetap bertanggung jawab atas isi tulisan.
- Informasi yang dihasilkan AI harus diperiksa dan diverifikasi.
- AI tidak boleh digunakan untuk melakukan plagiarisme atau menyamarkan karya orang lain.
- Untuk konten yang secara substansial dibuat atau dihasilkan dengan bantuan AI, redaksi dapat meminta penulis memberikan keterangan mengenai penggunaannya.
AI adalah alat bantu, bukan pengganti tanggung jawab penulis dan editor.
13. Koreksi dan Perubahan
Masjidun berkomitmen memperbaiki kesalahan yang ditemukan setelah publikasi.
Koreksi dapat dilakukan apabila terdapat:
- Kesalahan fakta.
- Kesalahan nama.
- Kesalahan angka atau data.
- Kesalahan kutipan.
- Informasi yang terbukti tidak benar.
- Kekeliruan lain yang secara material memengaruhi isi tulisan.
Untuk kesalahan yang signifikan, Masjidun dapat memberikan catatan koreksi secara terbuka.
14. Penarikan atau Pencabutan Artikel
Tulisan yang telah diterbitkan dapat ditarik atau dicabut apabila ditemukan:
- Plagiarisme.
- Pemalsuan data.
- Informasi yang terbukti palsu.
- Pelanggaran hak cipta.
- Pelanggaran hukum atau etika yang serius.
- Konflik kepentingan yang tidak diungkapkan dan memengaruhi integritas publikasi.
Keputusan pencabutan dilakukan berdasarkan pertimbangan redaksi dan, jika diperlukan, setelah melakukan klarifikasi kepada penulis.
15. Hak Jawab dan Pengaduan
Masjidun memberikan kesempatan kepada pihak yang merasa dirugikan oleh suatu publikasi untuk menyampaikan klarifikasi, hak jawab, atau keberatan kepada redaksi.
Pengaduan dapat disampaikan melalui:
Email Redaksi:redaksi@masjidun.org
Setiap pengaduan akan dipertimbangkan secara proporsional berdasarkan fakta, bukti, dan standar editorial.
16. Tanggung Jawab Penulis
Dengan mengirimkan tulisan kepada Masjidun, penulis menyatakan bahwa:
- Tulisan merupakan karya yang dapat dipertanggungjawabkan.
- Informasi yang disampaikan telah diperiksa secara wajar.
- Penulis memiliki hak untuk mengirimkan tulisan tersebut.
- Sumber telah dicantumkan secara semestinya.
- Penulis bersedia melakukan klarifikasi atau perbaikan apabila diperlukan.
17. Tanggung Jawab Redaksi
Redaksi Masjidun bertanggung jawab untuk:
- Menjaga kualitas dan integritas publikasi.
- Melakukan seleksi dan penyuntingan secara profesional.
- Menghindari diskriminasi dalam proses editorial.
- Menjaga kerahasiaan data penulis dan kontributor.
- Memperbaiki kesalahan yang ditemukan.
- Menjaga independensi keputusan editorial.
- Mengutamakan kepentingan pembaca dan kemanfaatan publik.
18. Penutup
Kode Etik Publikasi ini menjadi pedoman bagi seluruh pihak yang terlibat dalam proses penerbitan di Masjidun.
Kami percaya bahwa media bukan sekadar tempat menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam membangun pengetahuan, membentuk cara berpikir, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Karena itu, setiap tulisan yang diterbitkan di Masjidun diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar untuk menghadirkan informasi yang benar, berimbang, beradab, dan bermanfaat.
Masjidun
Berilmu, Beramal, Bermanfaat.
© 2026 Masjidun — Hak Cipta Dilindungi.

