Pedoman Redaksi

A. Tentang Pedoman Redaksi

Masjidun merupakan media digital yang hadir sebagai ruang berbagi ilmu, informasi, gagasan, dan inspirasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pedoman Redaksi ini menjadi acuan bagi Pemimpin Redaksi, editor, kontributor, penulis, dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses produksi serta publikasi konten Masjidun.

Pedoman ini disusun untuk memastikan setiap konten yang diterbitkan memenuhi standar akurasi, kualitas, etika, relevansi, dan kemanfaatan.


B. Visi Editorial

Menjadi media digital yang terpercaya, mencerahkan, dan bermanfaat dalam membangun masyarakat yang berilmu, beramal, dan berakhlak.

Misi Editorial

  1. Menghadirkan informasi dan pengetahuan yang dapat dipertanggungjawabkan.
  2. Mendorong budaya literasi dan berpikir kritis.
  3. Menyediakan ruang bagi masyarakat untuk berbagi gagasan dan pengalaman.
  4. Mengembangkan konten keislaman yang edukatif, moderat, dan kontekstual.
  5. Menghubungkan ilmu pengetahuan dengan kehidupan nyata.
  6. Mendukung pengembangan literasi dan digitalisasi masjid.
  7. Menjadikan media sebagai sarana untuk menyebarkan ilmu dan kemanfaatan.

C. Prinsip Editorial

Dalam menjalankan tugasnya, redaksi Masjidun berpegang pada prinsip:

1. Akurat

Informasi harus diperiksa dan disajikan berdasarkan fakta serta sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.

2. Berimbang

Tulisan yang membahas persoalan atau kontroversi harus memberikan ruang yang proporsional terhadap berbagai perspektif yang relevan.

3. Independen

Keputusan editorial tidak ditentukan oleh kepentingan politik, ekonomi, kelompok, maupun hubungan pribadi.

4. Edukatif

Konten diupayakan memberikan pengetahuan atau pemahaman baru kepada pembaca.

5. Beradab

Perbedaan pendapat disampaikan dengan bahasa yang santun dan menghormati martabat manusia.

6. Bermanfaat

Setiap konten diharapkan memberikan nilai positif bagi pembaca dan masyarakat.


D. Ruang Lingkup Konten

Masjidun dapat menerbitkan konten dalam berbagai kategori, antara lain:

  • Keislaman
  • Pendidikan
  • Opini
  • Sosial & Kemasyarakatan
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Sains & Teknologi
  • Budaya
  • Masjid & Peradaban
  • Inspirasi
  • Berita dan Peristiwa
  • Literasi dan Pemikiran

Redaksi dapat menambah, mengurangi, atau mengembangkan kategori sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan Masjidun.


E. Jenis Konten

Masjidun dapat menerbitkan:

1. Berita

Informasi mengenai suatu peristiwa atau kegiatan yang memiliki nilai berita bagi pembaca.

2. Artikel

Tulisan informatif dan edukatif yang membahas suatu topik secara terstruktur.

3. Opini

Tulisan yang berisi pandangan, argumentasi, atau perspektif penulis terhadap suatu persoalan.

4. Esai

Tulisan reflektif yang menggabungkan gagasan, pengalaman, argumentasi, dan sudut pandang penulis.

5. Kajian

Tulisan berbasis literatur, penelitian, atau sumber akademik yang membahas suatu persoalan secara lebih mendalam.

6. Inspirasi

Tulisan yang berisi pengalaman, kisah, refleksi, atau gagasan yang dapat memberikan motivasi kepada pembaca.


F. Standar Naskah

Naskah yang dikirimkan kepada Masjidun dianjurkan memenuhi ketentuan:

  • Memiliki judul yang jelas dan menarik.
  • Memiliki fokus pembahasan yang jelas.
  • Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan komunikatif.
  • Memiliki struktur tulisan yang mudah diikuti.
  • Menghindari pengulangan yang tidak diperlukan.
  • Menggunakan data dan sumber yang relevan.
  • Mencantumkan referensi apabila menggunakan sumber tertentu.
  • Tidak mengandung plagiarisme.

Untuk artikel umum, panjang tulisan yang dianjurkan adalah 600–1.500 kata.

Namun, redaksi dapat menerima tulisan di luar rentang tersebut apabila substansi dan kebutuhan editorial memerlukannya.


G. Proses Seleksi Naskah

Setiap naskah yang masuk akan melalui proses editorial.

Tahap 1 — Penerimaan

Naskah diterima melalui kanal resmi yang disediakan Masjidun.

Tahap 2 — Seleksi Awal

Redaksi memeriksa:

  • Kesesuaian tema.
  • Keaslian tulisan.
  • Kualitas dasar tulisan.
  • Kelengkapan informasi.
  • Potensi pelanggaran etika.

Tahap 3 — Penyuntingan

Editor melakukan penyuntingan terhadap:

  • Struktur tulisan.
  • Bahasa.
  • Ejaan.
  • Judul.
  • Alur argumentasi.
  • Data dan sumber.
  • Kesesuaian dengan gaya editorial Masjidun.

Tahap 4 — Verifikasi

Untuk tulisan yang membutuhkan verifikasi, redaksi dapat melakukan pemeriksaan tambahan terhadap data, sumber, kutipan, narasumber, atau informasi lainnya.

Tahap 5 — Revisi

Redaksi dapat meminta penulis melakukan perbaikan sebelum tulisan diterbitkan.

Tahap 6 — Persetujuan

Naskah yang telah memenuhi standar editorial disiapkan untuk publikasi.

Tahap 7 — Publikasi

Tulisan diterbitkan melalui website atau kanal digital resmi Masjidun.


H. Kebijakan Penyuntingan

Redaksi berhak melakukan penyuntingan terhadap tulisan yang dikirimkan untuk:

  • Memperbaiki kesalahan bahasa.
  • Memperjelas kalimat.
  • Menata struktur tulisan.
  • Memperbaiki judul.
  • Menghilangkan bagian yang berulang.
  • Menyesuaikan gaya penulisan dengan standar Masjidun.

Penyuntingan tidak dimaksudkan untuk mengubah gagasan utama penulis secara sepihak.

Apabila perubahan substantif diperlukan, redaksi dapat menghubungi penulis terlebih dahulu.


I. Kebijakan Judul

Judul harus:

  • Mencerminkan isi tulisan.
  • Tidak menyesatkan pembaca.
  • Tidak menggunakan clickbait berlebihan.
  • Tidak memanipulasi pernyataan narasumber.
  • Tetap menarik dan mudah dipahami.

Redaksi dapat mengubah judul naskah apabila diperlukan untuk kepentingan editorial.


J. Sumber dan Referensi

Penulis wajib mencantumkan sumber apabila menggunakan:

  • Data statistik.
  • Hasil penelitian.
  • Pernyataan atau kutipan pihak lain.
  • Buku.
  • Artikel ilmiah.
  • Situs web.
  • Dokumen resmi.
  • Ayat Al-Qur’an dan hadis.
  • Pendapat ulama atau tokoh.

Untuk tulisan keislaman, redaksi mengutamakan penggunaan sumber yang jelas, dapat diverifikasi, dan memiliki otoritas yang relevan.


K. Kebijakan Konten Keislaman

Masjidun memberikan perhatian khusus terhadap konten keislaman.

Tulisan yang membahas persoalan agama harus:

  1. Menyampaikan sumber secara jelas.
  2. Tidak memanipulasi dalil.
  3. Membedakan antara dalil, pendapat ulama, interpretasi, dan opini penulis.
  4. Menghormati perbedaan pendapat yang memiliki dasar ilmiah.
  5. Menggunakan bahasa yang santun.
  6. Tidak menjadikan perbedaan pandangan sebagai alasan untuk menyebarkan kebencian.

Masjidun berupaya menghadirkan pembahasan agama yang ilmiah, mencerahkan, dan kontekstual.


L. Kebijakan Berita dan Peristiwa

Dalam pemberitaan, redaksi berupaya:

  • Memastikan informasi berdasarkan fakta.
  • Melakukan verifikasi sebelum publikasi.
  • Mencantumkan sumber informasi.
  • Memberikan konteks yang memadai.
  • Menghindari judul yang menyesatkan.
  • Memisahkan fakta dari opini.
  • Memberikan hak klarifikasi apabila diperlukan.

Untuk peristiwa yang masih berkembang, redaksi dapat memperbarui artikel apabila terdapat informasi baru yang telah terverifikasi.


M. Foto, Video, dan Materi Visual

Setiap foto, video, ilustrasi, atau materi visual yang digunakan harus memperhatikan:

  • Hak cipta.
  • Sumber materi.
  • Izin penggunaan apabila diperlukan.
  • Privasi individu.
  • Konteks penggunaan.

Redaksi tidak membenarkan penggunaan materi visual pihak lain secara sembarangan.


N. Penggunaan Artificial Intelligence (AI)

Teknologi AI dapat digunakan sebagai alat bantu dalam proses editorial, seperti:

  • Brainstorming ide.
  • Penyuntingan bahasa.
  • Pemeriksaan tata bahasa.
  • Membantu menyusun struktur tulisan.
  • Membantu proses produksi visual.

Namun, seluruh konten tetap menjadi tanggung jawab manusia.

AI tidak boleh digunakan untuk:

  • Membuat informasi palsu.
  • Memalsukan kutipan.
  • Membuat data penelitian palsu.
  • Menghasilkan plagiarisme.
  • Menyamarkan sumber informasi.

Konten yang dihasilkan dengan bantuan AI tetap harus melalui verifikasi dan penyuntingan manusia sebelum dipublikasikan.


O. Kontribusi Publikasi

Masjidun dapat menerapkan kontribusi publikasi sebesar Rp50.000–Rp100.000 terhadap tulisan yang telah dinyatakan layak diterbitkan.

Kontribusi tersebut bertujuan membantu keberlangsungan pengelolaan Masjidun.

Sebagian kontribusi akan dialokasikan untuk mendukung program digitalisasi masjid.

Kontribusi publikasi bukan jaminan penerbitan.

Keputusan menerima atau menolak tulisan tetap didasarkan pada kualitas, relevansi, dan kesesuaian dengan standar editorial Masjidun.


P. Konflik Kepentingan

Editor dan penulis harus mengungkapkan konflik kepentingan yang berpotensi memengaruhi objektivitas suatu publikasi.

Apabila editor memiliki hubungan langsung dengan penulis atau pihak yang menjadi objek tulisan, redaksi dapat menunjuk editor lain untuk menangani naskah tersebut.


Q. Koreksi dan Ralat

Apabila ditemukan kesalahan setelah publikasi, Masjidun akan melakukan koreksi sesuai tingkat kesalahannya.

Kesalahan kecil dapat diperbaiki secara langsung.

Kesalahan yang memengaruhi substansi informasi dapat disertai catatan koreksi atau ralat agar pembaca mengetahui adanya perubahan.


R. Penarikan Artikel

Masjidun dapat menarik atau mencabut artikel yang telah diterbitkan apabila ditemukan pelanggaran serius, seperti:

  • Plagiarisme.
  • Pemalsuan data.
  • Pelanggaran hak cipta.
  • Informasi palsu yang disengaja.
  • Pelanggaran hukum atau etika yang serius.
  • Pelanggaran berat terhadap pedoman redaksi.

Keputusan penarikan dilakukan setelah mempertimbangkan bukti dan klarifikasi yang diperlukan.


S. Hak Jawab

Pihak yang merasa dirugikan oleh suatu publikasi dapat menghubungi redaksi untuk menyampaikan:

  • Klarifikasi.
  • Koreksi.
  • Hak jawab.
  • Keberatan terhadap suatu informasi.

Redaksi akan mempertimbangkan setiap pengaduan secara objektif berdasarkan fakta dan bukti yang tersedia.

Email Redaksi:
redaksi@masjidun.org


T. Tanggung Jawab Penulis

Penulis bertanggung jawab terhadap:

  1. Keaslian tulisan.
  2. Kebenaran informasi.
  3. Sumber yang digunakan.
  4. Hak cipta materi yang disertakan.
  5. Pendapat yang disampaikan.
  6. Klarifikasi apabila diperlukan.

Pengiriman tulisan kepada Masjidun berarti penulis menyatakan bahwa tulisan dapat dipertanggungjawabkan secara etis dan akademis sesuai dengan konteks tulisan.


U. Tanggung Jawab Redaksi

Redaksi Masjidun bertanggung jawab untuk:

  • Menjaga integritas editorial.
  • Menyeleksi tulisan secara profesional.
  • Menjaga kerahasiaan data penulis.
  • Mengupayakan akurasi informasi.
  • Menghindari diskriminasi.
  • Menjaga independensi editorial.
  • Melakukan koreksi terhadap kesalahan.
  • Memberikan ruang klarifikasi apabila diperlukan.

V. Penutup

Pedoman Redaksi ini dapat diperbarui sesuai dengan perkembangan Masjidun, teknologi, kebutuhan pembaca, serta standar pengelolaan media digital.

Seluruh pihak yang terlibat dalam proses publikasi diharapkan memahami dan menjalankan pedoman ini dengan penuh tanggung jawab.

Masjidun tidak hanya ingin menjadi tempat untuk menerbitkan tulisan, tetapi juga menjadi ruang untuk menghidupkan ilmu, mendorong amal, dan menghadirkan manfaat.

Masjidun
Berilmu, Beramal, Bermanfaat.

© 2026 Masjidun — Hak Cipta Dilindungi.