Hak Asasi Manusia dalam Islam dan Perlindungan Hak Pasien

A. Pendahuluan Kesehatan merupakan salah satu kebutuhan paling mendasar bagi kelangsungan hidup manusia. Dalam praktiknya, hubungan antara pasien dan tenaga kesehatan seringkali diwarnai oleh ketimpangan informasi dan relasi kuasa, sehingga pasien berada pada posisi yang rentan terhadap pengabaian hak-haknya. Isu perlindungan hak pasien menjadi semakin relevan seiring dengan meningkatnya kompleksitas pelayanan medis modern, mulai dari…

Read More

Konsep Al-Hujurat Ayat 13 Sebagai Landasan Penghormatan Martabat Pasien Lintas Latar Belakang Agama

PENDAHULUAN Pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dalam kehidupan manusia karena berhubungan langsung dengan kesehatan, keselamatan, dan kualitas hidup seseorang. Dalam proses pelayanan, pasien tidak hanya dipandang sebagai penerima tindakan medis, tetapi sebagai manusia yang memiliki martabat, hak, kebutuhan, perasaan, serta latar belakang yang beragam. Pasien dapat berasal dari suku, budaya, bahasa, agama, tingkat pendidikan, dan…

Read More

Just Culture: Ketika Budaya Pelaporan Terbuka Bertemu Nilai Akhlak, Amanah dan Tabligh

Pendahuluan Keselamatan pasien merupakan salah satu aspek utama dalam pelayanan kesehatan. Dalam praktiknya, kesalahan medis, insiden keselamatan pasien, maupun near miss dapat terjadi karena berbagai faktor, seperti komunikasi yang kurang efektif, kelelahan, sistem kerja yang tidak optimal, maupun faktor manusia. Namun, tidak semua tenaga kesehatan berani melaporkan kesalahan atau insiden yang terjadi karena adanya rasa…

Read More

Piagam Madinah: Jejak Sejarah Kerukunan Multiagama dalam Pelayanan Bagi Masyarakat Gizi

I.  Pendahuluan Kesehatan dan gizi merupakan bagian penting dari kualitas hidup manusia, tetapi pemenuhan gizi tidak hanya ditentukan oleh tersedianya makanan. Akses terhadap informasi, pelayanan, pendampingan, serta kemampuan tenaga kesehatan memahami kondisi sosial dan budaya turut menentukan kualitas pelayanan yang diterima masyarakat. Dalam masyarakat yang memiliki keragaman agama, suku, budaya, bahasa, dan kondisi ekonomi, pelayanan…

Read More

Harmoni di Ruang Publik dan Ruang Medis: Meneladani Konstitusi Toleransi Rasulullah SAW dalam Perjanjian Najran

Pendahuluan Merajut Harmoni dalam Keberagaman Indonesia dan dunia berdiri di atas fondasi kemajemukan. Perbedaan keyakinan sering kali menjadi potensi konflik jika tidak dikelola dengan bijak. Di sinilah musyawarah dan dialog antaragama hadir sebagai jembatan kemanusiaan. Keduanya bukan alat untuk menyeragamkan keyakinan, melainkan sarana untuk saling memahami dan menghormati.Peristiwa Najran menjadi cermin besar bagi masyarakat kontemporer,…

Read More

Penerapan Nilai Syura dalam Pengambilan Keputusan Pelayanan Kesehatan

Pendahuluan Pelayanan keperawatan merupakan pilar utama dalam sistem pelayanan kesehatan modern. Sebagai profesi yang berada di garda terdepan selama 24 jam bersama pasien, perawat tidak hanya dituntut memiliki keterampilan teknis (hard skills) yang mumpuni, tetapi juga kapasitas moral dan kemampuan mengambil keputusan klinis (clinical decision-making) yang etis. Dalam lanskap pelayanan kesehatan yang semakin kompleks saat…

Read More

Kolaborasi Komite Etik Klinis: Perspektif Musyawarah dalam Islam

I. Pendahuluan Praktik kebidanan modern sering dihadapkan pada berbagai persoalan yang tidak hanya berkaitan dengan aspek klinis, tetapi juga menyangkut nilai moral dan etik. Persoalan tersebut dapat muncul dalam keputusan persalinan berisiko tinggi, tindakan kegawatdaruratan, pilihan tindakan medis, hak pasien dalam menentukan keputusan, serta perbedaan pandangan antara bidan, dokter, pasien, dan keluarga. Kondisi tersebut membutuhkan…

Read More